Pelatihan Pengembangan Ekonomi Jemaat / Umat bagi Kelompok Usaha Mikro Dampingan LPKP Provinsi Papua
“Pengembangan ekonomi kerakyatan berbasis umat juga dilakukan dengan pengembangan koperasi dengan usaha mini mart, ada juga pendirian klinik dan sekolah Paud. Pendekatan instutisional ini dilakukan dengan perencanaan, pendampingan dan pendanaan kepada umat,”
(Benny Sweny, S.Sos., Direktur Eksekutif LPKP Provinsi Papua)
Lembaga Pengembangan Keagamaan Papua (LPKP) Provinsi Papua adalah sebuah lembaga keagamaan yang baru saja terbentuk namun mempunyai peranan yang cukup besar di Tanah Papua. Karena lembaga ini bermitra dengan Pemerintah Provinsi Papua, khususnya Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekda Provinsi Papua, untuk bersama-sama mewujudkan visi misi Papua Bangkit, Mandiri, dan Sejahtera di segala aspek kehidupan. LPKP mendapatkan dukungan sumber daya (terutama pendanaan) dari Gubernur Lukas Enembe, S.IP., MH. dan Wakil Gubernur Klemen Tinal, SE., MM. melalui dukungan kebijakan pengalokasian anggaran dari dana otonomi khusus (Otsus) Provinsi Papua.
Bekerjasama dengan BPK YIS Pelatihan yang dilaksanakan pada tanggal 02-08 November 2015 di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Papua ini bertujuan untuk menghasilkan individu, kelompok dan gereja yang bisa memiliki usaha ekonomi yang mapan dan dapat terus dikembangkan menjadi ekonomi kreatif dengan dukungan pelayanan dari gereja yang ada.
Melalui berbagai upaya pengembangan usaha ekonomi mikro yang berkelanjutan, meliputi: pendampingan yang berkelanjutan, pendanaan melalui lembaga keuangan dengan kelompok usaha ekonomi mikro untuk pemberian kredit dengan proses yang mudah dengan bunga yang rendah, pelatihan dengan wawasan dan ketrampilan kewirausahaan dan pembentukan sikap untuk selalu berpikir maju, menampung dan memasarkan produksi usaha rakyat serta infrastruktur penunjang, serta akses dan distribusi informasi koperasi lembaga keagamaan melalui media center umat yang dikembangkan oleh LPKP Provinsi Papua bekerjasama dengan berbagai lembaga keagamaan.
baca juga :
http://www.papuakita.com/2015/11/ekonomi-kerakyatan-jemaat-di-papua.html




