Selamat Datang,
YAYASAN INSAN SEMBADA (dulu dikenal sebagai YAYASAN INDONESIA SEJAHTERA) dan disingkat YIS adalah sebuah lembaga swadaya masyarakat (LSM) yang bergerak dalam bidang pengembangan masyarakat. YIS bekerjasama dengan lembaga donor memberikan pelayanan program kepada masyarakat yang kurang beruntung di berbagai daerah di Indonesia untuk meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat. Bidang kegiatan yang dilakukan meliputi kesehatan masyarakat, pengembangan ekonomi rakyat, pelatihan-pelatihan, pengembangan lembaga lokal, pertanian ramah lingkungan, dan pembangunan perdamaian. Lembaga donor yang pernah mendukung program YIS di antaranya Christian AID, EZE/EED Germany, USAID, Hivos, NZAID, UNICEF, dan UNDP.
Berdasar pengalaman implementasi program lebih dari 30 tahun, YIS juga melayani konsultasi manajemen program pengembangan masyarakat yang meliputi need assessment program, perencanaan program, pengembangan program, evaluasi proyek, dan pelatihan-pelatihan. Organisasi yang pernah menggunakan jasa YIS di antaranya WVI, CWS, CRS, CCF, CARE, Misereor, OXFAM, GTZ, AusAID, USAID, Depkes, Bappenas, dan lain sebagainya.
Informasi terbaru dari YIS
Pilih Halaman:
[1] [2] [3] [4] [5] [6] [7] [8]
Paket "Sembada Lestari" adakan Studi Banding
Magelang, 25 Januari 2011
YIS bersama Paguyuban Kelompok Tani (Paket) “Sembada Lestari” Kabupaten Klaten mengadakan Studi Banding ke Paguyuban Petani Merbabu, Kecamatan Pakis dan Gapoktan Permata Sari Desa Tirta Sari, Kecamatan Sawangan Kabupaten Magelang. Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta termasuk di dalamnya petugas PPL dan Kepala Desa di Kecamatan Polanharjo dan Tulung.
Api (konflik) nan tak kunjung padam
Rasanya kita sudah terlalu sering mendengar atau membaca berita tentang konflik, pertikaian, silang sengketa yang menjurus pada kekerasan. Tawuran pelajar, demo mahasiswa dengan merusak fasilitas kampus dan fasilitas umum, tawuran antar kampung – antar desa, bentrok antar umat beragama, kekerasan, baku lempar, baku hantam, dan baku bunuh sudah menjadi biasa. Karena begitu seringnya, berita semacam ini seolah sudah tidak mempunyai ’nilai berita’ lagi, masyarakat pun sudah apatis dan tidak terlalu peduli. Sedemikian burukkah gambaran masyarakat kita? Masyarakat Indonesia yang dalam buku-buku pelajaran digambarkan sebagai masyarakat yang sopan, santun, ramah tamah, saling menghormati, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kesusilaan. Mengapa bisa demikian?
Peta Pencapaian MDGs Target di Indonesia Saat Ini
Pada September 2000, para pemimpin dunia bertemu di New York mendeklarasikan "Tujuan Pembangunan Millenium" (Millenium Development Goals) yang terdiri dari 8 tujuan. Pertama, Memberantas kemiskinan dan kelaparan ekstrim. Kedua, mewujudkan pendidikan dasar untuk semua. Ketiga, mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan. Keempat, menurunkan angka kematian anak. Kelima, meningkatkan kesehatan ibu hamil. Keenam, memerangi HIV/AIDs, malaria, dan penyakit lainnya. Ketujuh, memastikan kelestarian lingkungan. Dan kedelapan, mengembangkan kemitraan global untuk pembangunan. Kedelapan tujuan tersebut masing memiliki target, ada yang bersifat kualitatif dan kuantitatif. Dari segi waktu, perhitungan perbandingan mulai tahun 1990 dan pencapaian diharapkan terjadi pada tahun 2015.Petani Adakan Pembuatan Biveria
Kelompok Tani “Dadi Maju 1” Desa Keprabon telah melakukan pelatihan pembuatan Biveria/Beauveria bersama pendamping dari YIS dan PPL Kecamatan Polanharjo. Biveria adalah agensi hayati yang berfungsi untuk pengendalian hama seperti wereng, belalang, atau jenis serangga lainnya. Pelatihan ini dilaksanakan di rumah Bapak H. Komarun selaku ketua dan diikuti oleh 15 petani anggota kelompok, Sabtu (8/1) lalu. Dalam pembuatan Biveria kelompok berswadaya untuk menyiapkan alat dan bahan berupa 3 buah botol bekas air minum ukuran 1,5 liter, selang kecil 2 meter, 3 kg kentang, ½ kg gula pasir, alkohol dan kalium bermanganat (bibit isolat), sedangkan YIS ikut berkontribusi berupa 1 buah aerator, aquades 17 liter, dan alkohol. Proses fermentasi berlangsung selama 10-15 hari nantinya akan menghasilkan 17 liter Biveria, setelah itu langsung dapat disemprotkan ke lahan ramah lingkungan setiap aplikasi 1 liter untuk 1 Ha.
Kunjungan Natacha
Natacha merupakan seorang CSR consultant dari Perancis yang ingin berkunjung ke Klaten (7/10) lalu, untuk melihat perkembangan program CSR Aqua Klaten. Kegiatan kunjungan ini diawali dari jam 14.30 di Gapoktan Tani Mulyo Desa Karanglo yang bertempat di Gazebo Tani Mulyo bertemu dengan pengurus Gapoktan yang diwakili oleh Bp. Djuwandi dan Bp. Suherman. Di sini Natacha banyak bertanya mengenai perkembangan kelompok, pembuatan pupuk organik dan hasil produk hayati (seperti: Urinsa, Moretan, dll) yang bahannya berasal dari alam yang ramah akan lingkungan.
Peduli dan Berbagi untuk Merapi
Ibu pertiwi berduka. Belum pulih keprihatinan kita atas banjir bandang yang melanda Wasior, Papua Barat, akhir Oktober lalu bencana alam kembali melanda dua daerah di Indonesia. Gunung Merapi di Jawa Tengah meletus, dan dalam waktu hampir bersamaan gempa bumi disusul gelombang tsunami menerjang Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Bencana tersebut telah menelan ratusan korban jiwa, kerugian harta benda dan hingga kini warga yang berdomilisi di sekitar Gunung Merapi dan Mentawai terpaksa mengungsi.
Merapi (ketinggian puncak 2.968 m dpl, per 2006) adalah gunung berapi di bagian tengah Pulau Jawa dan merupakan salah satu gunung api teraktif di Indonesia. Lereng sisi selatan berada dalam administrasi Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan sisanya berada dalam wilayah Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Magelang di sisi barat, Kabupaten Boyolali di sisi utara dan timur, serta Kabupaten Klaten di sisi tenggara. Kawasan hutan di sekitar puncaknya menjadi kawasan Taman Nasional Gunung Merapi sejak tahun 2004.
ASPBAE NeXT Sharing & Learning Meet "Co-Creating Futures"
Asia South Pacific Association for Basic and Adult Education (ASPBAE) adakan ASPBAE NeXT Sharing & Learning Meet di Ibis Hotel Solo, 24-27 November 2010. Kegiatan ini diikuti oleh 24 orang perwakilan dari 13 negara di Benua Asia dan Pasifik Selatan, di antaranya: Cambodia, Malaysia, India, Salomon Islands, New Zealand, Philipina, Australia, Afghanistan, Fiji, Nepal, Burma/Myanmar, Pakistan, dan Indonesia. Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang diadakan oleh ASPBAE dengan lokasi kegiatan yang berpindah-pindah di negara-negara anggotanya, yang mana di tahun ini YIS ditunjuk sebagai local organizernya.
ASPBAE merupakan sebuah non government organization (NGO) internasional yang fokus pada penyelenggaraan pendidikan dasar dan dewasa di kawasan Asia dan Pasifik Selatan. Kegiatan ini merupakan kelanjutan kegiatan sebelumnya yang dilaksanakan di Bogor, Indonesia. Kegiatan yang diberi nama “ASPBAE NeXT”, yang kali ini mengambil tema “Co-Creating Futures” ini, merupakan sebuah pelatihan untuk para fasilitator tingkat regional yang nantinya dapat menularkan pengetahuan yang telah diperoleh di negaranya masing-masing.
World Neighbors dan Mitra Studi Banding ke YIS
World Neighbors dan mitra (AHCAE, BIFANO, CECEO, dan FFSO) adakan studi banding bagi staf keuangan dan administrasi ke Yayasan Insan Sembada (YIS) Solo. Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari (10-11/11/2010) ini terkait dengan keterbatasan keterampilan teknis yang dimiliki oleh staf-staf lembaga tersebut dalam pengelolaan program di Timor Leste yang baru berjalan sejak 2006 lalu.
Tujuan diadakannya program studi banding ini, yaitu: (1) Meningkatkan pengetahuan dan pemahaman staf tentang dasar-dasar administrasi dan keungan; (2) Meningkatkan keterampilan staf tentang pengelolaan SDM; (3) Meningkatkan kemampuan peserta dalam pengembangan prosedur, pengelolaan dokumen, dan manajemen lembaga; (4) Meningkatkan kemampuan staf dalam pengelolaan keuangan multi donor.
Pelatihan Dasar Kader Kesehatan Desa Kebonharjo
Sebanyak 30 orang ibu-ibu PKK Desa Kebonharjo mendapat pelatihan dasar bagi kader kesehatan dari YIS (Yayasan Insan Sembada) Solo. Pelatihan tersebut diadakan pada hari Rabu, 6 Oktober 2010, bertempat di sekretariat lapangan YIS yang berada di Desa Keprabon, Kecamatan Polanharjo, Klaten. Materi pelatihan disampaikan oleh fasilitator dari YIS, Drs. Agung Widodo dan Edi Paryanto, SP. serta dr. Tismiyanto, Kepala Puskesmas Kecamatan Polanharjo, Klaten.
Training of Trainer (ToT) Pengembangan Masyarakat
11-15 Oktober 2010, di Wisma Sejahtera Surakarta
Proses pengembangan masyarakat (PM) tidak jarang harus dilakukan dengan melakukan pelatihan. Pelatihan yang baik adalah yang didesain secara baik sehingga mencerminkan kebutuhan serta dilakukan oleh fasilitator yang memiliki ketrampilan didaktik metodik. Pelatihan ini mencoba untuk membekali para peserta mengenai konsep pelatihan partisipatif, ketrampilan memfasilitasi, serta mendesain pelatihan di bidang PM.




